Yang mahal bukan mengerjakan, melainkan mengerjakan ulang — tiap tahap dikunci klien pada satu versi, dan progres diukur, diverifikasi, baru ditagih
Sistem untuk biro arsitek satu kepemilikan yang merancang dan membangun: dari konsep sampai gambar kerja, lalu sampai bangunannya berdiri. Satu proyek melewati dua babak yang sifatnya berbeda — perancangan dan pelaksanaan — dan keduanya dijaga mekanisme yang sama: ada titik kunci, dan apa yang lewat titik itu tidak diulang tanpa biaya. Di babak perancangan, tiap tahap dikunci klien pada satu versi gambar bertanggal sebelum tahap berikutnya dimulai; jatah revisi disebut di penawaran dan terlihat di portal sebelum klien menulis permintaan. Di babak pelaksanaan, RAB disusun per butir berbobot, progres diukur pengawas lalu diverifikasi klien, dan termin terbit dari opname yang disetujui — bukan dari kalender. Seluruh rancangan ada untuk membuat "disetujui" jadi peristiwa bertanggal yang tidak bisa dibantah.
Semuanya satu paket — tidak ada bagian yang dijual terpisah.
Layanan dan dasar terminnya, proses empat tahap beserta jatah revisi yang disebut di depan, simulasi biaya dari luas dan tingkat penyelesaian, portofolio dengan riwayat kunci tiap tahap, dan pengajuan proyek yang bisa dilacak tanpa akun.
Babak dan tahapan dengan versi gambar yang tidak pernah ditimpa, revisi dalam jatah dan di luar jatah, RAB berbobot terhitung, opname progres, laporan kunjungan berfoto, pesanan material yang terikat butir RAB, termin yang lahir dari peristiwa, dan laba per proyek beserta deviasi RAB.
Tempat satu-satunya tombol Kunci Tahap dan Setujui Opname berada. Klien melihat sisa jatah revisi sebelum menulis, dua angka progres berdampingan (disetujui vs diukur), termin beserta peristiwa yang melahirkannya, dan semua versi berkas.
Yang paling atas bukan yang paling sering dipakai, melainkan yang berhenti menunggu orang lain: tahap menunggu penguncian, opname menunggu verifikasi, termin lewat tempo, material belum tiba — plus peringatan dini jatah revisi yang menipis.
Tiap unggahan gambar adalah versi baru; yang lama tidak ditimpa. Klien mengunci satu versi, bertanggal, dan tahap berikutnya baru boleh dimulai. Pertanyaan "gambar yang mana?" punya jawaban yang tidak perlu diperdebatkan.
Jatah per tahap tercetak di penawaran dan terlihat di portal sebelum klien menulis permintaan. Yang lewat jatah, atau atas tahap yang sudah dikunci, masuk jalur berbayar yang disetujui dulu — tanpa konsekuensi, kunci hanya hiasan.
Bobot tiap butir dihitung dari nilai dibagi total, bukan diisi tangan — jumlahnya pasti 100 dan tidak ada butir yang bobotnya "dirasa". Bobot inilah yang dipakai opname, supaya progres bisa dihitung, bukan dirasakan.
Pengawas mengukur volume terpasang berfoto; klien memverifikasi dari portalnya; opname dikunci dan tidak bisa diubah. Dua angka progres hidup berdampingan: yang disetujui dipakai laporan dan termin, yang diukur hanya menunggu.
Tidak ada tombol Terbitkan Termin. Termin terbit saat peristiwanya tercatat — kontrak ditandatangani, tahap dikunci, opname disetujui — dan kolom "lahir dari" wajib. Yang belum terbit ditampilkan beserta peristiwa yang ditunggunya.
Realisasi tiap butir dibanding rencananya. Yang melampaui ambang butuh persetujuan klien sebelum butir berikutnya dibelanjakan — deviasi yang baru ketahuan di akhir proyek tidak bisa disetujui siapa pun.
Pengawas mengisi dari ponsel di lokasi: cuaca, jumlah pekerja, pekerjaan, kendala, foto. Kendala yang dicatat hari ini jadi bukti saat jadwal molor bulan depan.
Perkiraan kasar dari luas, jumlah lantai, dan tingkat penyelesaian, dengan harga per meter persegi dari Pengaturan. Untuk memulai percakapan — RAB sesungguhnya disusun per butir setelah gambar kerja dikunci.
Tidak ada Kunci Tahap, Setujui Opname, atau Terbitkan Termin di sisi biro. Ketiganya hanya di portal klien dengan akun klien — karena kunci yang bisa ditekan biro tidak akan dipercaya klien saat ada perselisihan, dan perselisihan adalah satu-satunya saat kunci itu berguna.
Versi lama tidak dihapus dan tidak ditimpa; yang berubah hanya tanda DIKUNCI pada satu versi per tahap beserta tanggal klien menekannya. Tukang membangun dari yang dikunci, bukan dari yang terakhir dicetak.
Atap selesai menaikkan progres sesuai bobot atapnya. Termin adalah kenaikan progres dikali nilai pelaksanaan — angkanya dihitung dari opname yang disetujui, bukan dinegosiasikan tiap bulan.
Klien yang ingin membangun dengan kontraktor sendiri tetap dilayani: termin perancangan berjalan per tahap yang dikunci, babak pelaksanaan tidak pernah dibuka, dan proyek dicatat selesai — bukan gagal.
Dashboard memperingatkan jatah revisi yang menipis sebelum habis. Setelah habis, yang tersisa tinggal percakapan sulit — dan lebih murah mengingatkan "tinggal satu, pikirkan dulu apa yang ingin diubah".
Contoh penerapan yang sudah terbukti berjalan.
Merancang lalu membangun rumah tinggal dan komersial kecil, dengan satu pihak bertanggung jawab dari konsep sampai serah terima.
Perancangan saja, empat tahap dengan jatah revisi dan termin per tahap yang dikunci; klien membangun dengan kontraktor sendiri.
Pelaksanaan dengan RAB berbobot, opname terverifikasi klien, pesanan material terikat butir RAB, dan laba per proyek.
Kunjungan berkala, opname, dan laporan berfoto untuk klien yang membangun sendiri — termin bulanan beserta laporannya.
Proyek pendek yang paling sering bermasalah karena perubahan di tengah jalan — jatah revisi dan kunci tahap yang menahannya.
Ini contoh tampilannya — bisa dijelajahi, tapi belum ada data yang tersimpan.
Panel biro dibuka lewat tautan Portal Admin di kaki setiap halaman; portal klien lewat tombol Masuk di header. Akun peragaan tertera di halaman masuknya. Tombol Kunci Tahap dan Setujui Opname sengaja hanya ada di portal klien.
Biro Arsitek & Design...
Hubungi kami
Tim kami siap membantu dari konsultasi awal hingga produk jadi. Tidak ada komitmen, tidak ada biaya tersembunyi.